Jumat, 04 November 2011

4 Kesalahan Terbesar Pasangan soal Uang

KOMPAS.com — Masalah uang masih menjadi sumber pertengkaran, bahkan penyebab rusaknya hubungan pernikahan.

Terapis pernikahan dan coach keuangan, Olivia Mellan, menilai masalah keuangan dalam hubungan berpasangan biasanya dipicu oleh sejumlah keadaan, bahkan perbedaan kepribadian. Sebagai contoh, pribadi hemat yang menikah dengan individu boros atau pribadi yang selalu khawatir soal uang menikah dengan si cuek yang tak suka atau bahkan enggan memikirkan membicarakan keuangan.

Mellan mengungkapkan empat masalah keuangan pasangan sekaligus menawarkan solusi jika Anda juga mengalaminya bersama pasangan.

1. Tak mau membicarakan soal uang.

Sikap menunda komunikasi menimbulkan banyak masalah, termasuk soal uang. Percakapan mengenai uang menjadi lebih minim atau bahkan semakin jauh dari hubungan.

Solusi: Jika Anda berencana menikah, sebaiknya sebelum tinggal bersama dan mencampurkan semua pengeluaran, biasakan untuk mendiskusikan beberapa hal krusial soal keuangan. Sebagai contoh, berapa banyak utang dari setiap individu. Dengan demikian, saat nanti menikah, Anda dan dia akan lebih mudah mengaturnya. Pembicaraan mengenai keuangan sebelum menikah juga meliputi kebiasaan masa lalu setiap individu dalam mengatur uang.

Bicarakan juga mengenai pembagian pembayaran kebutuhan rumah tangga. Bagi presentasi pembayaran dari pengeluaran rutin bulanan. Anda dan pasangan juga perlu menentukan apakah perlu membuka rekening bersama atau cukup dengan rekening masing-masing.

Berbicara mengenai keuangan perlu dijadikan kebiasaan berkala oleh pasangan. Duduk bersama di satu meja untuk mengatur dan merencanakan keuangan bersama penting dilakukan. Anda dan pasangan perlu membuat rencana keuangan jangka pendek, menengah, dan panjang.

2. Menyimpan uang di tempat rahasia.
Anda atau pasangan punya kebiasaan ini? Menyimpan uang diam-diam di tempat rahasia atau merahasiakan barang baru yang Anda beli dari pasangan?

Solusi: Sebenarnya Anda tak perlu merahasiakan apa pun dari pasangan, apalagi orang yang Anda pilih sebagai istri atau suami. Solusinya, jangan pernah mencampurkan pendapatan Anda dan pasangan. Berikan kebebasan kepada pasangan untuk membelanjakan uangnya sendiri.

"Pasangan tak perlu menggabungkan semua uangnya," saran Mellan. Dia menambahkan, menggabungkan uang hanya diperlukan pasangan saat harus membayar pengeluaran rutin rumah tangga.

Karena itu, buatlah daftar pengeluaran yang harus dibayarkan berdua dengan pasangan dan pisahkan kebutuhan belanja personal untuk dibayarkan setiap individu.

3. Tak punya anggaran.
Tak adanya anggaran dalam rumah tangga justru menimbulkan masalah keuangan.

Solusinya: Buat anggaran keuangan atau belanja yang disepakati pasangan. Anggaran ini justru membantu pasangan untuk membayar utang atau justru menghindari utang. Utang merupakan salah satu sumber pertengkaran soal uang pada pasangan.

Dengan adanya anggaran, pasangan bisa merencanakan membeli mobil, rumah, atau bahkan memiliki anak lagi dan menyiapkan pensiun. Pasangan menikah juga perlu menganggarkan uang untuk dana darurat keluarga.

4. Tak merasa perlu menyiapkan warisan.
Anda dan pasangan perlu menyiapkan berbagai kondisi terkait dengan keuangan. Soal asuransi jiwa, misalnya, tentukan bersama pasangan mengenai siapa yang akan menerima manfaatnya. Jika tidak, uang yang telah Anda persiapkan jatuh ke tangan yang seharusnya tak tepat menerima manfaat jika Anda atau pasangan meninggal, misalnya.

Anda dan pasangan perlu membicarakan harapan pada masa mendatang jika terjadi sesuatu terhadap Anda atau pasangan. Uang yang telah Anda kumpulkan, baik dari asuransi maupun dana pensiun, ingin dikelola oleh siapa dan untuk kepentingan apa. Topik ini harus  segera Anda bicarakan dengan pasangan sebagai langkah antisipasi.

Kamis, 03 November 2011

HAKIKAT CINTA

Aku bertanya pada CINTA:

“Wahai CINTA, apakah sebenarnya arti dirimu??”

CINTA menjawab:

“CINTA adalah engkau patuh terhadap-Nya, meski kau tak melihat-Nya.Tapi engkau patuh karena engkau merasa akan hadir-Nya. Sebab CINTA bukan indera, tapi adalah rasa.”

“CINTA adalah engkau takut akan amarah-Nya, dan takut jika Ia meninggalkanmu. Takut jika Ia tak menyukaimu lagi. Lalu engkau mencari-cari alasan untuk selalu dekat dengannya, bahkan jika engkau harus menderita, atau yang lebih mengerikan dari itu.”

“CINTA adalah engkau menyimpan segala harapan pada-Nya dan tidak pada yang lain. Engkau tidak mendua dalam harapan, dan demikian selamanya. Cinta adalah engkau setia menjadi budak-Nya, yang engkau hidup untuk-Nya dan mati untuk kesukaan-Nya akan dirimu, hidup dan mati untuk-Nya dan karena-Nya. Engkau berusaha sekerasnya agar engkau diakui, hanya sebagai budak, sebagai hamba.”

“Diatas segalanya, CINTA adalah engkau merasa kasih sayang yang tunggal yang tidak engkau berikan pada yang lain, selain pada-Nya. Engkau rindu akan hadir-Nya dan melihat-Nya. Engkau suka apa yang Ia sukai dan benci apa yang Ia benci, engkau merasakan segala ada pada-Nya dan segala atas nama-Nya.”

Aku lantas bertanya pada CINTA:

“Bisakah aku merasakannya?”

Lalu CINTA menjawab:

“Selama engkau mengetahui hakikat penciptaanmu dan bersyukur dengan apa yang Dia beri, maka itu semua akan kau rasakan, percayalah….”

Aku pun Berteriak, “Wahai KAU SANG MAHA PECINTA terimalah cintaku yang sederhana ini, izinkanlah aku merasakan cinta-Mu yang Maha Indah…”

Yukk.. Sahabat.. Jadi seorang hamba-Nya yang meletakkan semua cinta kepada-Nya di atas semua cinta... ^_^
 
Taken from Kembang Anggrek

Thobaqot... sebagian pelajaran dari kisah Ali & Fathimah

Ada hal-hal yg tak ingin kita lepaskan, orang2 yg tidak ingin ditinggalkan tapi ada saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang bukan krn orang itu berhenti mencinta kita melainkan krn kita menaydari bahwa org itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya...... (✿◠‿◠)

✿Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kebahagiaan kita sangat bergantung pada org itu...

✿Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kita merasa dia itu ganteng, cantik, teristimewa dibanding yg lain...

✿Kita tdk ingin melepaskan seseorg ketika kita takut tdk dapat menemukan yg seperti dia...

✿Kita tdk ingin melepaskan seseorg ketika begitu banyak saat-saat indah senantiasa di benak kita...

✿Kita tdk ingin melepaskan seseorg ketika hati kita berkata”Saya sangat mencintainya “. Ingatlah!!! Melepaskan bukanlah akhir dari dunia melainkan awal dari suatu kehidupan baru…

✿Kita harus melepaskan seseorg krn kebahagiaan kita tdk tergantung padanya..

✿Kita harus melepaskan seseorg krn kita tahu jika Tuhan mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yg lebih baik...

✿Kita harus melepaskan sesorg ketika saat-saat indah hanyalah tinggal masa lalu..

✿Kita harus melepaskan seseorg krn kepala kita berkata” tidak ada lagi yg dapat dipertahankan “...

✿Kegagalan tdk berarti kita tdk mencapai apa-apa….. …namun kita telah memahami sesuatu ….!! Bangeeeeeeeed >_<

segala sesuatu ada waktunya, ada saat mempertahankan, ada saat melepaskan….!! bahwa segala yg kita harapkan terkadang datang bahwa segala yg kita harapkan terkadang tdk datang bahwa segala yg tdk kita harapkan justru datang dari semuanya yg terakhirlah yg sering hadir dalam kehidupan kita. Tapi apapun yg terjadi saat ini hari ini,esok dan nanti tetaplah bersyukur padaNya…bahwa pasti itulah yg terbaik untuk kita... (✿◠‿◠)

♥ Taken from Beibz Jelita in Kembang Anggrek ♥

Sabtu, 29 Oktober 2011

Tata Cara Mandi Junub



Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, beliau berkata:

كُنَّاإِذَأَصَابَتْ إِحْدَانَاجَنَابَةٌأَخَذَتْ بِيَدَيْهَاثَلَاثًافَوْقَ رَأْسَهَا ثُمَََّ تَأْخُذُ بِيَدِهَا عَلَى شِقِّهَاالْأيَْمَنِ وَبِيَدِهَااْلأُخْرَى عََََلَى شِقِّهَااْلأ يْسَرِ

“Kami ( istri-istri Nabi) apabila salah seorang diantara kami junub, maka dia mengambil (air) dengan kedua telapak tangannya tiga kali lalu menyiramkannya di atas kepalanya, kemudian dia mengambil air dengan satu tangannya lalu menyiramkannya ke bagian tubuh kanan dan dengan tangannya yang lain ke bagian tubuh yang kiri.” (Hadits Shahih riwayat Bukhari: 277 dan Abu Dawud: 253)

Seorang wanita tidak wajib menguraikan (melepaskan) jalinan rambutnya ketika mandi karena junub, berdasarkan hadits berikut:

Dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘Anha berkata:

قُاْتُ ياَرَسُولَ اللهِ إِنِّي امْرَأَةٌ أَشُدُّ ضَفْرَرَأْسِي أَفَأَنْقُضُهُ لِغُسْلِ الْجَنَابَةِ؟ قَالَ:لاَإِنَّمَايَكْفِيْكِ أَنْ تَحْثِيْنَ عَلَى رَأْسِكِ ثَلاَثَ حَثَيَاتٍ مِنْ مَاءٍثُمََّ تُفِيْضِيْنَ عَلَى سَائِرِ جَسَادِكِ الماَءَ فَتَطْهُرِيْن

Aku (Ummu Salamah) berkata: “Wahai Rasulullah, aku adalah seorang wanita, aku menguatkan jalinan rambutku, maka apakah aku harus menguraikannya untuk mandi karena junub?” Beliau bersabda: “Tidak, cukup bagimu menuangkan air ke atas kepalamu tiga kali kemudian engkau mengguyurkan air ke badanmu, kemudian engkau bersuci.” (Hadits Shahih riwayat Muslim, Abu Dawud: 251, an-Nasaai: 1/131, Tirmidzi:1/176, hadits: 105 dan dia berkata: “Hadits Hasan shahih,” Ibnu Majah: 603)

* Ringkasan tentang mandi junub bagi wanita adalah:

1.Seorang wanita mengambil airnya, kemudian berwudhu dan membaguskan wudhu’nya (dimulai dengan bagian yang kanan).

2.Menyiramkan air ke atas kepalanya tiga kali.

3.Menggosok-gosok kepalanya sehingga air sampai pada pangkal rambutnya.

4.Mengguyurkan air ke badan dimulai dengan bagian yang kanan kemudian bagian yang kiri.

5.Tidak wajib membuka jalinan rambut ketika mandi.

Tata cara mandi yang disebutkan itu tidaklah wajib, akan tetapi disukai karena diambil dari sejumlah hadits-hadits Rasululllah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Apabila dia mengurangi tata cara mandi sebagaimana yang disebutkan, dengan syarat air mengenai (menyirami) seluruh badannya, maka hal itu telah mencukupinya. Wallahu A’lam bish-shawab.

* Hadits-Hadits Tambahan tentang Mandi Junub :


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنْ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلَاةِ ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِي الْمَاءِ فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ

(BUKHARI - 240) : Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf berkata, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Hisyam bin 'Urwah dari Bapaknya dari 'Aisyah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena janabat, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudlu sebagaimana wudlu untuk shalat, kemudian memasukkan jari-jarinya ke dalam air lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya."

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَتْ مَيْمُونَةُ

وَضَعْتُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَاءً لِلْغُسْلِ فَغَسَلَ يَدَيْهِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا ثُمَّ أَفْرَغَ عَلَى شِمَالِهِ فَغَسَلَ مَذَاكِيرَهُ ثُمَّ مَسَحَ يَدَهُ بِالْأَرْضِ ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ وَغَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ ثُمَّ أَفَاضَ عَلَى جَسَدِهِ ثُمَّ تَحَوَّلَ مِنْ مَكَانِهِ فَغَسَلَ قَدَمَيْهِ

(BUKHARI - 249) : Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il berkata, telah menceritakan kepada kami 'Abdul Wahid dari Al A'masy dari Salim bin Abu Al Ja'd dari Kuraib dari Ibnu 'Abbas berkata, Maimunah berkata, "Aku menyiapkan air mandi untuk Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau mencuci kedua telapak tangannya dua atau tiga kali. Kemudian beliau menuangkan air ke telapak tangan kirinya dan membasuh kemaluannya, kemudian beliau usapkan tangannya ke tanah, kemudian berkumur dan memasukkan air ke dalam hidung, lalu membasuh wajah dan kedua tangannya. kemudian beliau mengguyur seluruh tubuhnya. Setelah itu beliau bergeser dari tempatnya semula, lalu mencuci kedua kakinya."

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَحْبُوبٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَتْ مَيْمُونَةُ

وَضَعْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَاءً يَغْتَسِلُ بِهِ فَأَفْرَغَ عَلَى يَدَيْهِ فَغَسَلَهُمَا مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا ثُمَّ أَفْرَغَ بِيَمِينِهِ عَلَى شِمَالِهِ فَغَسَلَ مَذَاكِيرَهُ ثُمَّ دَلَكَ يَدَهُ بِالْأَرْضِ ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ وَغَسَلَ رَأْسَهُ ثَلَاثًا ثُمَّ أَفْرَغَ عَلَى جَسَدِهِ ثُمَّ تَنَحَّى مِنْ مَقَامِهِ فَغَسَلَ قَدَمَيْهِ

(BUKHARI - 257) : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Mahbub berkata, telah menceritakan kepada kami 'Abdul Wahid berkata, telah menceritakan kepada kami Al A'masy dari Salim bin Abu Al Ja'd dari Kuraib mantan budak Ibnu 'Abbas, dari Ibnu 'Abbas berkata, Maimunah berkata, "Aku menyediakan air mandi untuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau lalu menuangkan air pada kedua tangannya dan mencuci keduanya dua kali dua kali atau tiga kali. Lalu dengan tangan kanannya beliau menuangkan air pada telapak tangan kirinya lalu mencuci kemaluannya, setelah itu menyentuhkan tangannya ke tanah. Kemudian berkumur-kumur dan memasukkan air ke hidung. Kemudian membasuh muka dan kedua tangannya, lalu membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya. Setelah itu beliau bergeser dari posisi semula lalu mencuci kedua telapak kakinya .Wallahuu'alam

♥ Kepada Pasangan Pengantin Baru...♥


Bismillah …

Saat awal menikah, semua terasa begitu indah, tersusun dengan rapi dan harus rapi serta membahagiakan.
Namun kehidupan ternyata tidak berhenti disini, bahkan justru baru saja dimulai dititik ini.
Persiapan menyongsong kelanjutannyalah yang sebenarnya lebih harus dipatenkan dalam hati, agar pernikahan senantiasa bahagia.
Sejenak marilah kita melihat jauh kedepan, memberi kita sedikit PR untuk bahan perenungan diri.

Masihkah tetap pengabdian, kebersamaan dan kesetiaan kita berikan kepada suami, saat usia pernikahan telah menua nanti?

Masihkah kita akan tetap berkata kepada suami dengan nada yang sama, yang begitu santun dan manis saat telah bertahun- tahun menikah nanti?

Masihkah kritik dan keberatan suami menjadi hal yang paling kita pikirkan sampai kita tidak bisa tidur, setelah lama kita menikah nanti?

Masihkah kita dengan hati- hati menjaga aroma tubuh kurang dari segar mampir di hidung suami, atau sendawa tidak terdengar oleh telinganya, atau garukan-garukan non sexy jangan sampai dilihatnya?

Masihkah kita tetap tersenyum melihatnya dalam apapun keadaannya?

Akankah kita tetap selalu perduli dengan waktu makan dan menjaga ketenangan tidurnya?

Masihkah kita akan menjadi pendengar setianya saat dia terkapar lelah oleh keadaan sulit yang menderanya? dan lain- lain, dan seterusnya.

Mari para istri, kita persiapkan diri, kuatkan hati dengan kepasrahan dan maksimalnya usaha yang hanya karena Allah dalam menghadapi apapun halangan yang ada didepan.

▬Genggam erat tangan suami anda dan bersiaplah menuju sebuah dunia baru, yang mungkin asing bagi anda, namun percayalah didalamnya terkandung maksud dari sang maha hidup untuk membahagiakan hambanya. ▬

Semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah

Sabtu, 22 Oktober 2011

TIPS AGAR CEPAT HAMIL

Banyak wanita yang langsung mendapatkan kehamilan dalam beberapa bulan pernikahan. Banyak pula yang harus menunggu lebih lama. Sebuah studi di Inggris menyebutkan bahwa wanita perlu berhubungan seks 104 kali dalam 6 bulan untuk mendapatkan kehamilan pertamanya.Lovely couplephoto © 2008 Saiful Rizan | more info (via: Wylio)
Dengan menerapkan solusi berikut, Anda mungkin dapat lebih cepat untuk menjadi hamil.

Ketahui masa ovulasi Anda

Setiap bulan, hanya ada kesempatan terbatas bagi sperma untuk membuahi telur. Setelah telur dilepaskan oleh ovarium dan memulai perjalanannya melewati tuba falopi menuju rahim (dalam proses yang disebut ovulasi), ia akan hidup hanya sekitar 24 jam. Jika tidak dibuahi oleh sperma pada saat itu, kesempatan untuk kehamilan hilang sampai bulan depan, ketika prosesnya diulangi lagi. Itulah mengapa mengetahui saat ovulasi Anda sangat penting jika Anda ingin hamil.
Karena telur hanya hidup selama 24 jam, Anda mungkin mengira bahwa Anda harus melakukan hubungan intim tepat pada hari pelepasan telur itu agar menjadi hamil. Untungnya, Anda memiliki kesempatan lebih lama dari itu. Sperma dapat hidup dalam saluran reproduksi wanita selama sekitar 72 jam. Berarti bila Anda melakukan hubungan seks pada hari ke-11 dari siklus Anda dan ovulasi terjadi pada hari ke-14, sperma masih memiliki kesempatan untuk membuahi telur itu. (Namun, peluang Anda akan mendapatkan bayi perempuan jauh lebih besar dalam hal ini).
Selama bulan pertama pelacakan, Anda tidak akan dapat mengidentifikasi hari-hari tersubur Anda karena kenaikan suhu terjadi setelah ovulasi, saat sudah terlambat bagi sperma untuk membuahi telur.  Hal itu karena setelah ovulasi lendir mengental dan pintu masuk ke leher rahim menyempit sehingga mencegah sperma masuk. Namun, setelah Anda memetakan informasi selama satu bulan, Anda dapat melihat pola suhu tubuh Anda. Bersenggama untuk mendapatkan anak harus dilakukan satu atau dua hari sebelum kenaikan suhu.
Silakan pilih hari pertama masa menstruasi terakhir Anda:

/ /

Jumlah hari biasanya dalam siklus haid Anda:
Anda dapat melacak periode menstruasi Anda setiap bulan untuk mengetahui kapan Anda berovulasi. Cara pelacakan terbaik adalah membidik hari-hari yang paling subur. Anda akan membutuhkan sebuah termometer dan kalender. Tempatkan termometer dan kalender di samping tempat tidur Anda. Sejak hari pertama periode bersih Anda, ukurlah suhu Anda setiap hari sebelum turun dari tempat tidur di pagi hari. Suhu tubuh saat bangun tidur ini disebut suhu basal tubuh (basal body temperature/BBT). Catat hasilnya di kalender. Tuliskan juga hari-hari haid Anda. Lakukan hal itu setiap hari sepanjang bulan. Sekitar 14 hari setelah hari pertama menstruasi Anda, Anda mungkin berovulasi (Ini hanya patokan umum. Pada beberapa wanita ovulasi terjadi sebelum atau setelah tanggal itu). Tak lama setelahnya, BBT Anda naik setengah sampai satu derajat dan terus meningkat sampai akhir siklus tersebut. (Tips: sebagai alat bantu, gunakan kalkulator prediksi ovulasi di samping untuk memperkirakan periode ovulasi Anda)
Suhu basal tubuh Anda seringkali dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk obat-obatan, tingkat aktivitas fisik, dan penyakit. Cobalah untuk melacak hal-hal ini pada grafik BBT Anda. Setelah sekitar tiga bulan, Anda akan dapat mengidentifikasi pola umum. Jika Anda tidak melihat adanya kenaikan suhu berkelanjutan selama siklus bulanan Anda, Anda mungkin tidak berovulasi (meskipun Anda mendapatkan haid). Anda perlu mengkonsultasikannya ke dokter Anda. Ada obat yang dapat meningkatkan kesuksesan ovulasi.
Sebulan dalam Siklus
Menstruasi Anda:
  • HARI 1-5. Anda memulai siklus menstruasi di hari pertama menstruasi. Sangat penting untuk mencatat tanggal tersebut untuk menghitung tanggal perkiraan ovulasi Anda.
  • HARI 6-11. “Hari-hari kering”. Anda tidak menstruasi, tetapi Anda juga tidak subur. Tubuh Anda pada tahap ini sedang mempersiapkan untuk melepaskan telur.
  • HARI 12-18. Inilah hari-hari paling subur Anda. Tubuh Anda akan melepaskan telur pada salah satu dari ketujuh hari tersebut. Ini adalah waktu terbaik untuk berhubungan seks. Karena masa hidup maksimal sperma adalah 5 hari dan sel telur 1 hari, masa subur adalah 5 hari sebelum dan 1 hari sesudah ovulasi.
  • HARI 19-32. Jika Anda baru melakukan hubungan seks selama periode ini, Anda sudah “ketinggalan kereta”. Peluang kehamilan Anda nyaris nol.

Lakukan hubungan seks di masa subur

  • Frekuensi. Lakukan hubungan seks setiap dua hari sekali dalam masa subur. Hubungan seksual setiap dua hari sekali lebih dianjurkan daripada hubungan setiap hari karena ejakulasi terlalu sering dapat menurunkan jumlah sperma. Satu kali ejakulasi dari seorang pria subur melepaskan lebih dari 20 juta sperma. Jumlah tersebut lebih dari cukup untuk melakukan pekerjaannya sampai kelompok berikutnya tiba 48 jam kemudian.
  • Posisi. Tidak semua posisi berhubungan seks memberikan peluang yang sama untuk kehamilan. Posisi yang memudahkan sperma untuk berjalan ke leher rahim disarankan untuk memaksimalkan peluang Anda. Hal ini termasuk posisi berhadapan dengan pria di atas (posisi misionaris) dan posisi dari belakang. Posisi duduk, berdiri dan wanita di atas tidak disarankan. Kosongkan kandung kemih Anda sebelum melakukan hubungan seks, sehingga Anda tidak perlu ke kamar mandi setelah selesai melakukannya. Berbaringlah dengan santai dan diam. Sperma membutuhkan sekitar 15 menit untuk melalui lendir serviks dan sampai ke saluran tuba. Berbaring selama itu akan mengurangi risiko luapan sperma dari vagina.
  • Ejakulasi. Untuk mendapatkan kehamilan, calon ayah harus mencapai orgasme sehingga berejakulasi dalam jumlah dan kualitas yang cukup ke dalam vagina. Namun, tidak ada penelitian ilmiah apakah orgasme wanita berpengaruh positif terhadap peluang kehamilan.

Peluang Anda

Bila Anda dan pasangan Anda subur dan Anda memiliki siklus haid teratur, kemungkinan menjadi hamil dengan berhubungan seks di masa ovulasi adalah 15-25%. Setelah tiga bulan mempraktikkannya, 50% wanita mendapatkan kehamilan. Dalam satu tahun, 90% wanita mendapatkan kehamilan.
Apa yang harus dilakukan jika Anda tidak hamil?  Jawabannya tergantung pada usia Anda. Konsultasikan dengan dokter jika Anda:
  • lebih muda dari 25 tahun dan sudah lebih dari satu tahun mencoba tidak berhasil untuk hamil.
  • berusia 25-30 tahun dan sudah lebih dari 9 bulan mencoba tidak berhasil untuk hamil.
  • berusia 30-35 tahun dan sudah lebih dari 6 bulan mencoba tidak berhasil untuk hamil.
  • lebih tua dari 35 tahun dan sudah lebih dari 3 bulan mencoba tidak berhasil untuk hamil.
Sebarkan, cetak atau simpan halaman ini:
  • Twitter
  • PDF
  • Print
  • Add to favorites

Sabtu, 10 September 2011

IBU CERDAS MANAJEMEN FINANCIAL ( MENGELOLA KEUANGAN)

Berikut sekelumit tips mengelola keuangan keluarga bagi bunda-bunda produktif Indonesia. Semoga bermanfaat…

Sesungguhnya point utama dalam manajemen financial adalah harus ada keseimbangan antarapemasukan dan pengeluaran. Kalau bisa pengeluaran harus lebih sedikit dibanding pemasukan.
Selain itu, Bunda Produktif harus bisa memprioritaskan pengeluaran keluarga, antara lain:
  1. Pengeluaran wajib, misalnya untuk sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, zakat, jatah orang tua, dll
  2. Pengeluaran sunnah, misalnya infaq, shodaqoh, beasiswa anak yatim dan penghafal al Qur’an, modal, dll.
  3. Pengeluaran mubah, misalnya untuk membeli laptop, membeli buku, body care, pengembangan usaha, dll.
Semua urutan di atas bukan harga mati lho Bun. Bunda produktif tentu bisa merubah prioritas sesuai dengan kondisi dan visi misi keluarga Bunda.

Kemudian saat berbelanja yang seringkali menggelapkan mata perempuan, Bunda produktif harus ingat bahwa Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan, di samping itu sesungguhnya harta kita nantipun akan dipertanggung jawabkan pendapatan, pengelolaan, dan pengeluarannya. Jadi Bunda produktif harus tetap cool n calm saat berbelanja ya ^_^

Tips manajemen belanja, antara lain:
  1. Buat prioritas keuangan keluarga
  2. Buat catatan belanja minimal 1 bulan 1 kali
  3. Buat ekspektasi jangka panjang keuangan keluarga
  4. Tingkatkan kepuasan atas barang dengan memvariasi kebutuhan (barang) sejenis, bukan menambah jumlah kebutuhan.Contoh, bosan lauk tempe goring, bisa dirubah dengan sambal goring tempe, tempe perkedel, bothok tempe, keripik tempe kremes, dll, bukan menghadirkan tempe ditambah tahu ditambah telur, dst.


Disamping tips di atas, kita juga bisa mulai merencanakan lebih produktif lagi dalam mengelola keuangan, antara lain disebutkan di sebuah blog sebagai berikut:

1. Beli dan Miliki Sebanyak Mungkin Harta Produktif
Harta produktif adalah harta yang bisa memberikan penghasilan. Contohnya: Tabungan di bank, deposito, reksadana pendapatan tetap.
2. Atur Pengeluaran
Usahakan untuk tidak mengalami defisit, karena defisit adalah sumber semua masalah besar yang mungkin muncul di masa yang akan datang. Prioritaskan pembayaran cicilan utang, lalu premi asuransi, kemudian biaya hidup. Pelajari tips mengeluarkan uang secara bijak untuk setiap pos pengeluaran.
3. Hati-hati dengan Utang
Kapan boleh berutang:
a. Ketika utang akan digunakan untuk sesuatu yang produktif. Misalnya: bisnis
b. Ketika utang itu akan dibelikan barang yang nilainya hampir pasti akan naik. Contohnya: rumah.
c. Ketika tidak punya cukup uang tunai untuk membeli barang yang benar-benar dibutuhkan, walaupun nilai barang itu menurun.
4. Sisihkan untuk Pos-pos Pengeluaran di Masa yang Akan Datang
Lima pos pengeluaran yang paling sering dibutuhkan antara lain:
a. Pendidikan anak
b. Pensiun
c. Properti dan Kepemilikan lain
d. Bisnis
e. Liburan dan perjalanan ibadah.
Ada 3 trik untuk bisa menyisihkan penghasilan:
a. Menabunglah di muka, jangan di belakang!
b. Minta tolong kantor untuk memotongkan penghasilan (untuk menabung).
c. Pakai celengan

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat... amin